Apa itu Miom? Bagaimana ciri-cirinya? Apa penyebab dan gejala Miom? Dan bagaimana langkah untuk pencegahannya?

Kesehatan
Apa itu Miom? Bagaimana ciri-cirinya? Apa penyebab dan gejala Miom? Dan bagaimana langkah untuk pencegahannya?
RS Pantinirmala

RS Pantinirmala

Administrator

Halo sobat Panti Nirmala!

Pada Healthy Article kali ini, kita akan memberikan beberapa informasi kesehatan yang akan dijabarkan oleh salah satu dokter hebat dari Poliklinik Obgyn (Kandungan dan Kebidanan) di RS Panti Nirmala yaitu dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG, MM mengenai topik apa itu Mioma Uteri? Bagaimana cirinya Miom? Dan langkah pencegahannya bagaimana?

Salam sehat sobat Nirmala, dimanapun berada bersama saya dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG MM Dokter Spesialis Obgyn (Kandungan & Kebidanan) di Rumah Sakit Panti Nirmala Kota Malang. Saat ini banyak keluhan dari para wanita yang tidak hanya ibu-ibu tapi juga para remaja yang mengeluh adanya nyeri saat menstruasi atau pendarahan yang berlebihan terkadang di luar siklus menstruasinya salah satu penyebabnya adalah Mioma Uteri.

Mioma Uteri adalah pertumbuhan sel atau tumor yang bersifat jinak dari otot dinding rahim secara tidak normal atau istilah sederhananya adalah daging tumbuh dalam Rahim, atau kalau diibaratkan seperti bakso. 

Secara garis besar ada 4 jenis Miom berdasarkan lokasinya,4

  • Yang pertama, dia tumbuh di agak keluar dari Rahim atau bisa kita sebut Mioma Subserosa.
  • Yang Kedua, tumbuh di dalam otot Rahim tersebut dan dapat kita sebut Mioma Intramular.
  • Yang Ketiga, ada juga mioma yang berdesak ke dalam rongga Rahim atau Mioma Submukosa.
  • Yang Keempat, ada juga ditemukan mioma yang bertangkai dia ini dapat tumbuh di dalam rongga Rahim atau bisa kita sebut dengan Mioma Geburt.

Bagaimana gejala Mioma Uteri?

karena Mioma Uteri ini di dalam otot rahim, tentu saja berhubungan dengan yang namanya menstruasi sehingga gejala yang pertama adalah jumlah darah saat menstruasinya jadi lebih banyak jadi lebih lama dan lebih lama dari siklus biasanya. Selanjutnya gejala yang kedua adalah dapat timbul juga perdarahan di luar siklus menstruasinya. Gejala yang ketiga yaitu bisa nyeri saat haid bahkan bisa sampai mengganggu aktivitas. Untuk gejala yang keempat jika terkadang tidak hilang saat istirahat, maka harus ditambah dengan mengkonsumsi obat-obatan yang telah dianjurkan dan diresepkan oleh dokter kepercayaan Anda untuk menghilangkan nyerinya. Ukuran Miom ini dapat membesar. Jika memang sampai ditemui apabila ukurannya sudah terlampau besar dia dapat mengganggu organ sekitar. Baik menekan saluran kemih sehingga terganggu saat untuk buang air kecilnya, dan dapat juga menekan saluran cerna otomatis mengganggu ke saluran pencernaan seperti buang air besar. Tapi Kembali lagi ke ukuran dan lokasi Miom tersebut. Yang bisa saja timbul tanpa adanya suatu gejalanya yang disebutkan tadi.



Mioma ini juga dapat timbul tanpa adanya gejala

Dimana Miom ini juga bisa saja tidak memberikan gejala-gejala yang seperti disebutkan tadi, baik karena ukuran miomnya yang kecil atau lokasinya itu tidak tumbuh di dalam rahim atau juga bisa saja agak tumbuh keluar Rahim. Sehingga tidak ada keluhan-keluhan seperti nyeri yang berlebihan atau pendarahan yang juga berlebih. Jadi terkadang juga ada  ibu-ibu atau para wanita yang tidak menyadari kalau sebenarnya dia mengalami permasalahan seperti itu. Bisa saja terdeteksi dan dapat diketahui saat kontrol secara tidak sengaja saat USG baik itu ke dokter umum atau ke dokter spesialis kepercayaan Anda.

 

Apa penyebabnya Miom?

Jadi si Miom ini kok bisa timbul untuk penyebabnya ini masih berupa teori ya, dimana bisa saja dari genetik yang merupakan bawaan dari si wanita tersebut. Miom ini juga biasa timbul saat usia produktif karena adanya ketidakseimbangan antara hormon-hormon yang berperan itu lebih ke hormon estrogen, yang sehingga dapat membuat pertumbuhan di dinding dalam rahim membuat suatu benjolan. Adapun faktor resiko lainnya juga bisa berupa lifestyle, gaya hidup yang kurang baik seperti merokok makan-makanan yang banyak zat kimia yang dimana mengandung pengawet atau seperti junk food dan lain-lainnya. Kalau sudah terdiagnosis Miom itu tadi, sobat Panti Nirmala tidak perlu terlalu kepikiran. Hal ini dapat terjadi karena beberapa factor yang telah disebutkan tadi seperti genetic, hormon, lifestyle atau bisa jadi dari penyebab lainnya. Tapi prinsipnya jika saat sudah diketahui pasien terdapat Miom, maka Apakah Miom ini perlu segera ditatalaksana atau akan kita (dokter) observasi terlebih dahulu. Jadi kami (dokter) akan menilai terlebih dahulu mulai dari ukurannya, bagaimana lokasinya, bagaimana gejala yang ditimbulkannya, bagaimana ada keluhan-keluhan yang berarti atau tidak yang sampai mengganggu aktivitas atau tidak. Jadi itu yang kita (dokter) nilai terlebih dahulu sehingga tata laksananya bisa kita rencanakan.

 

Apakah Miom dapat mengganggu kehamilan?

Jadi ini tergantung ya, tergantung tadi yang kita (dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG, MM) bicarakan dia (Miom) posisinya itu bagaimana? Ukurannya bagaimana, lokasi tumbuhnya yang disampaikan tadi ada dimana. Jadi kalau selagi itu tidak mengganggu jalur pertemuan antara sel sperma dan sel telur kenapa tidak bisa saja pasien tersebut tetap hamil. Tapi kalau ukurannya sudah besar dan lokasinya mengganggu jalur tadi atau menutupi itu akan terjadi permasalahan untuk proses kehamilan.

 

Bagaimana kalau diketahui Miom tersebut saat pasien sedang kontrol kehamilan dok?

Jadi sama seperti yang tadi kami (dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG, MM) bicarakan ya, maka akan dilakukan penilaian dahulu baik dari ukurannya, bagaimana lokasinya, dan lainnya. Jikalau masih aman maka akan kita (dokter) observasi saja, tidak perlu agresif kita lakukan untuk tindakan operatif. Jika saat melahirkan nanti apabila ada indikasi obstetric, dan kalau memang harus dilahirkan secara Sectio Caesaria (SC), maka setelah bayi tersebut lahir dan plasenta lahir, dokter akan melakukan evaluasi Miom tersebut apakah dapat dievakuasi atau tidak. Kalau ternyata lokasinya di dalam atau sulit untuk dokter evakuasi dan banyak seandainya, dan kemungkinan terjadi pendarahannya lebih besar, mungkin dapat dokter jadwalkan di kunjungan berikutnya saat kembali ke poliklinik.

Karena dokter juga harus mempersiapkan untuk tata laksananya, Miom tersebut apabila ukurannya masih kecil, tadi juga sudah disampaikan cukup dievaluasi dahulu, diobservasi dan dilakukan kunjungan berkala untuk menilai ada pembesaran atau tidak, serta dapat juga dokter akan memberikan terapi hormonal. Yang harapannya agar Miom tersebut tidak membesar bukan mengecil, karena yang sudah ada Miom tersebut tidak hilang, tapi apabila ukurannya besar atau sudah menimbulkan gejala seperti yang dijelaskan oleh dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG, MM tadi itu menimbulkan rasa nyeri yang berlebihan sampai timbul pendarahan yang banyak. Sehingga mungkin dapat dilakukan tindakan operasi, dan operasinya itu bisa dilakukan secara laparoskopi atau laparotomi.

“Laparoskopi merupakan prosedur pembedahan perut yang hanya melibatkan sayatan kecil. Sedangkan Laparotomi merupakan operasi terbuka pada perut untuk melihat kondisi di dalamnya.”

 

Lalu untuk tips pencegahannya bagaimana dok?

Dapatkan tips pencegahannya secara lebih lengkap di Health Magazine Vol. 1 Edisi Mioma Uteri di sini silakan isi form berikut untuk mendapatkan Health Magazine

Dari gejala tersebut bila tidak kunjung membaik sobat Nirmala dapat berkonsultasi maupun berkunjung ke dokter kepercayaan sobat Nirmala

Khusus di tanggal 11 dan 13 November 2023, ada Free Pemeriksaan USG Kandungan, kuota terbatas, dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor yang tertera


Di Poliklinik Obgyn RS Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, ada

  • dr. Pua Librana, Sp.OG(K), FisQua, praktek setiap Jum’at pukul 08.00-12.00 WIB, dan Selasa pukul 17.00-20.00 WIB
  • dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG,MM, praktek setiap Senin-Kamis pukul 11.00-13.00 WIB

*Informasi jadwal praktek dapat berubah sewaktu-waktu, selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran 

Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini 

Komentar (1)

Generic placeholder image
34.01htt8cpk5x66x7y87w75ar5p6@mail5u.pw
07 Apr, 2024
voluptatibus non dolorem voluptatibus facilis exercitationem ipsum. ut commodi sit placeat sed.

Artikel Lainnya

  • Kesehatan

    Waspadai Kanker Paru-Paru, Penyakit Mematikan dengan Gejala Tersembunyi

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi dan menjadi penyebab kematian tertinggi akibat kanker di dunia. Penyakit ini berkembang di jaringan paru-paru dan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.Di Indonesia, kanker paru-paru banyak ditemukan terutama pada laki-laki, dengan faktor risiko utama yang berkaitan erat dengan kebiasaan merokok serta paparan zat berbahaya dari lingkungan. Jenis Kanker Paru-ParuBerdasarkan jenis selnya, kanker paru-paru dibagi menjadi dua jenis utama:Kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) Merupakan jenis yang paling umum terjadi dan mencakup sebagian besar kasus kanker paru-paru.Kanker paru-paru sel kecil (SCLC) Jenis ini lebih jarang, tetapi memiliki pertumbuhan dan penyebaran yang lebih cepat, serta sering dikaitkan dengan perokok berat. Penyebab dan Faktor RisikoPenyebab utama kanker paru-paru adalah paparan zat karsinogen, terutama dari asap rokok. Baik perokok aktif maupun pasif memiliki risiko tinggi terkena penyakit ini.Selain itu, beberapa faktor lain juga dapat meningkatkan risiko, antara lain:Paparan polusi udaraPajanan bahan kimia berbahaya (seperti asbes atau logam berat)Paparan radiasiRiwayat keluarga dengan kanker paruLingkungan kerja dengan zat berbahayaPaparan jangka panjang terhadap faktor-faktor tersebut dapat merusak sel paru-paru dan memicu pertumbuhan sel kanker. Gejala Kanker Paru-ParuPada tahap awal, kanker paru-paru sering tidak menimbulkan gejala. Keluhan biasanya muncul ketika kanker sudah berkembang atau menyebar.Beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi:Batuk berkepanjangan atau semakin parah, bahkan disertai darahSesak napasNyeri dadaTubuh mudah lelahSuara menjadi serakPenurunan berat badan tanpa sebab jelasNafsu makan menurunJika kanker telah menyebar, gejala tambahan seperti sakit kepala, nyeri tulang, hingga pembengkakan pada wajah atau leher dapat terjadi. Stadium Kanker Paru-ParuKanker paru-paru dibagi menjadi beberapa stadium berdasarkan tingkat penyebarannya:Stadium 1: Kanker masih terbatas di paru-paruStadium 2: Kanker mulai menyebar ke jaringan sekitarStadium 3: Penyebaran lebih luas ke kelenjar getah bening atau organ sekitarStadium 4: Kanker telah menyebar ke organ lain seperti otak atau hatiSemakin tinggi stadium, semakin kompleks penanganan yang dibutuhkan. Penanganan Kanker Paru-ParuPengobatan kanker paru-paru disesuaikan dengan jenis, stadium, serta kondisi pasien. Beberapa metode penanganan yang dapat dilakukan antara lain:Operasi untuk mengangkat tumor pada stadium awalKemoterapi untuk membunuh sel kankerRadioterapi menggunakan radiasiTerapi target atau terapi biologis untuk menghambat pertumbuhan kankerPenanganan yang tepat dan cepat dapat meningkatkan peluang kesembuhan serta kualitas hidup pasien. Upaya PencegahanPencegahan kanker paru-paru dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, antara lain:Tidak merokok dan menghindari asap rokokMengurangi paparan polusi udaraMenggunakan alat pelindung diri di lingkungan kerja berisikoMengonsumsi makanan sehat dan bergiziRutin berolahragaLangkah pencegahan ini penting untuk menurunkan risiko terjadinya kanker paru-paru. Pentingnya Deteksi DiniDeteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan kanker paru-paru. Semakin cepat penyakit terdeteksi, semakin besar peluang untuk ditangani secara efektif.Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, seperti batuk berkepanjangan atau sesak napas, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan. Kanker paru-paru merupakan penyakit serius yang sering kali tidak disadari pada tahap awal. Dengan mengenali faktor risiko, memahami gejala, serta melakukan pencegahan dan deteksi dini, risiko penyakit ini dapat ditekan.Perubahan gaya hidup sederhana, seperti berhenti merokok dan menjaga kesehatan, menjadi langkah penting dalam melindungi diri dari kanker paru-paru.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Paru Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Henny Candrawati, M.Kes,Sp.P, praktek setiap hari Rabu & Jum'at pukul 14.00 - 17.00 WIB*dr. Resky Tantular, Sp.P(K), FAPSR, praktek setiap Senin & Jum’at pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Ngakan Putu Parsama Putra,Sp.P(K), FISR,FAPSR praktek setiap Senin, Rabu & Jum'at pukul 19.00 - 20.00 WIB*dr. Paulus Wibowo, Sp.P, praktek setiap Senin - Jum’at pukul 19.00 - 20.00 WIB*Dr. dr. Jani Jane Rosihaningsih Sugir, Sp.P(K), FISR, FAPSR, praktek setiap Selasa pukul 17.00 - 21.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Makanan Sehat yang Bisa Bikin Cepat Gemuk, Ini Daftarnya

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Banyak orang mengira bahwa semua makanan sehat pasti aman dikonsumsi tanpa batas. Padahal, beberapa makanan yang dikenal bernutrisi tinggi justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.Hal ini terjadi karena sebagian makanan sehat tetap mengandung kalori tinggi yang dapat menumpuk menjadi lemak dalam tubuh. Mengapa Makanan Sehat Bisa Membuat Gemuk?Makanan sehat seperti buah, ikan, atau kacang-kacangan memang kaya nutrisi. Namun, jika dikonsumsi melebihi kebutuhan kalori harian, tubuh akan menyimpan kelebihan energi tersebut dalam bentuk lemak.Inilah alasan mengapa penting untuk tetap memperhatikan porsi, meskipun makanan yang dikonsumsi tergolong sehat. Daftar Makanan Sehat yang Bisa Menyebabkan Berat Badan Naik1. NasiSebagai makanan pokok, nasi mengandung karbohidrat dan kalori yang cukup tinggi. Konsumsi berlebihan, apalagi ditambah lauk tinggi kalori, dapat memicu kenaikan berat badan.2. SusuSusu dikenal baik untuk kesehatan dan pembentukan otot. Namun, jika dikonsumsi tanpa diimbangi aktivitas fisik, kalori dari susu dapat menumpuk dan menyebabkan berat badan naik.3. Kacang-kacanganKacang mengandung protein dan lemak sehat, tetapi juga tinggi kalori. Kebiasaan mengonsumsi kacang sebagai camilan dalam jumlah sering bisa berkontribusi pada peningkatan berat badan.4. AlpukatAlpukat kaya akan lemak sehat, tetapi juga memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Konsumsi berlebihan dapat membuat berat badan bertambah.5. Daging MerahDaging merah mengandung protein tinggi yang baik untuk otot. Namun, kandungan lemaknya juga cukup tinggi sehingga bisa meningkatkan kalori jika tidak dikontrol.6. YoghurtYoghurt, terutama yang tinggi lemak atau mengandung tambahan gula, dapat menjadi sumber kalori tersembunyi yang memicu kenaikan berat badan.7. Ikan SalmonSalmon mengandung lemak sehat dan protein, tetapi tetap tinggi kalori. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan berat badan.8. Cokelat HitamCokelat hitam kaya antioksidan, tetapi juga tinggi kalori. Jika dikonsumsi setiap hari dalam jumlah besar, dapat menyebabkan kenaikan berat badan.9. TelurTelur adalah sumber protein yang baik. Namun, konsumsi berlebihan tetap berpotensi menambah asupan kalori harian. Tips Mengonsumsi Makanan Sehat agar Tidak Menyebabkan GemukAgar tetap sehat tanpa risiko kenaikan berat badan, perhatikan beberapa hal berikut:Konsumsi makanan sesuai kebutuhan kalori harianHindari makan berlebihan meskipun makanannya sehatSeimbangkan dengan aktivitas fisik atau olahragaPerhatikan cara pengolahan makanan (hindari tambahan lemak berlebih) Tidak semua makanan sehat bebas dari risiko kenaikan berat badan. Kunci utama menjaga berat badan tetap ideal adalah mengontrol porsi dan total asupan kalori harian. Dengan pola makan seimbang dan gaya hidup aktif, manfaat makanan sehat tetap bisa didapat tanpa khawatir berat badan meningkat.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Jangan Tunggu Kotor! Ini Waktu yang Dianjurkan untuk Cuci Tangan

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Menjaga kebersihan tangan merupakan salah satu langkah sederhana namun sangat efektif untuk mencegah penyebaran penyakit. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan pakai sabun agar manfaatnya benar-benar maksimal. Mengapa Cuci Tangan Pakai Sabun Itu Penting?Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai benda, sehingga menjadi media utama penyebaran kuman. Oleh karena itu, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir menjadi cara efektif untuk membersihkan kuman penyebab penyakit.Kebiasaan ini tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu mencegah penularan penyakit kepada orang lain di sekitar kita. Kapan Saja Waktu yang Tepat untuk Mencuci Tangan?Menurut Kementerian Kesehatan, ada beberapa momen penting di mana kita wajib mencuci tangan dengan sabun:1. Sebelum dan Setelah MakanMencuci tangan sebelum makan penting untuk mencegah kuman masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Setelah makan, cuci tangan membantu membersihkan sisa kotoran dan kuman yang menempel.2. Setelah Menggunakan ToiletLingkungan toilet merupakan tempat yang rentan terhadap bakteri dan kuman. Oleh karena itu, mencuci tangan setelah dari toilet sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit.3. Saat Sakit atau Merawat Orang SakitKetika tubuh sedang tidak sehat atau saat merawat orang yang sakit, mencuci tangan secara rutin dapat mengurangi risiko penularan penyakit.4. Setelah Menyentuh Hewan atau SampahHewan peliharaan maupun sampah bisa menjadi sumber kuman dan zat berbahaya. Karena itu, tangan perlu dibersihkan setelah melakukan aktivitas tersebut.5. Ketika Tangan Terlihat KotorJika tangan terlihat kotor atau terasa lengket, segera cuci tangan dengan sabun agar kuman dan kotoran benar-benar hilang. Cara Mencuci Tangan yang BenarTidak cukup hanya menggunakan air, mencuci tangan harus dilakukan dengan sabun dan air mengalir selama sekitar 40–60 detik agar kuman benar-benar hilang.Langkah-langkah yang benar meliputi:Membasahi tangan dengan air bersihMenggunakan sabun secukupnyaMenggosok seluruh bagian tangan, termasuk sela jari dan kukuMembilas dengan air mengalirMengeringkan tangan dengan tisu atau kain bersih Mencuci tangan pakai sabun adalah kebiasaan sederhana yang memiliki dampak besar bagi kesehatan. Dengan mengetahui waktu yang tepat dan melakukannya dengan benar, kita dapat mencegah berbagai penyakit menular.Mulailah membiasakan diri mencuci tangan dalam aktivitas sehari-hari sebagai langkah kecil untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Waspada Campak: Penyakit Menular yang Masih Mengancam Anak

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat mudah menular dan masih menjadi ancaman serius, terutama pada anak-anak. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan dan dapat menyebar melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.Penularan campak tergolong cepat, terutama pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami gejala, risiko, serta langkah pencegahannya sejak dini. Gejala Campak yang Perlu DiwaspadaiGejala campak umumnya muncul dalam waktu 7–14 hari setelah seseorang terinfeksi virus. Pada tahap awal, gejalanya sering menyerupai flu, sehingga kerap tidak disadari.Beberapa gejala yang perlu dikenali antara lain:Demam tinggiBatuk dan pilekMata merah dan berairBercak putih di dalam mulutRuam merah yang muncul di wajah dan menyebar ke seluruh tubuhRuam biasanya muncul beberapa hari setelah gejala awal dan dapat bertahan selama beberapa hari sebelum akhirnya mereda. Penyebab dan Cara PenularanCampak disebabkan oleh virus Morbillivirus yang sangat menular. Virus ini dapat menyebar melalui:Percikan droplet saat batuk atau bersinKontak langsung dengan penderitaMenyentuh benda yang terkontaminasi virusRisiko penularan akan lebih tinggi pada anak yang belum mendapatkan vaksin atau memiliki daya tahan tubuh lemah. Komplikasi yang Dapat TerjadiMeskipun sering dianggap sebagai penyakit ringan, campak dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak dan individu dengan sistem imun lemah.Beberapa komplikasi yang dapat terjadi meliputi:Dehidrasi akibat diare dan muntahInfeksi telinga yang berisiko menyebabkan gangguan pendengaranPneumonia (radang paru)Kejang akibat demam tinggiRadang otak (ensefalitis)Pada kondisi tertentu, komplikasi campak bahkan dapat mengancam nyawa. Penanganan CampakPada dasarnya, campak dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7–10 hari. Namun, perawatan tetap diperlukan untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.Beberapa langkah penanganan yang dapat dilakukan antara lain:Istirahat yang cukupMemperbanyak konsumsi cairanMengonsumsi obat penurun demam sesuai anjuran dokterMenjaga asupan nutrisiJika gejala semakin berat, seperti sesak napas atau kejang, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan. Upaya Pencegahan CampakPencegahan utama campak adalah melalui imunisasi. Vaksin campak atau MMR diberikan secara bertahap sesuai usia anak, yaitu:Usia 9 bulanUsia 12–18 bulanUsia 5–7 tahunSelain imunisasi, pencegahan juga dapat dilakukan dengan:Menjaga kebersihan tanganMenghindari kontak dengan penderitaMenerapkan etika batuk dan bersinImunisasi yang lengkap terbukti efektif dalam menurunkan risiko penularan dan mencegah komplikasi serius akibat campak. Campak bukan sekadar penyakit biasa. Penularannya yang cepat serta risiko komplikasi yang serius menjadikan penyakit ini perlu diwaspadai.Peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap serta segera memeriksakan diri ke dokter jika muncul gejala mencurigakan.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Apa Itu Malaria? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Malaria merupakan salah satu penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan di berbagai daerah, terutama di wilayah tropis. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat, bahkan berisiko menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Plasmodium yang menyerang tubuh manusia. Penularannya terjadi melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi.Terdapat beberapa jenis parasit Plasmodium yang dapat menyebabkan malaria, antara lain:Plasmodium falciparum (paling berbahaya)Plasmodium vivaxPlasmodium malariaePlasmodium ovale Bagaimana Malaria Terjadi?Setelah masuk ke dalam tubuh, parasit akan berkembang biak di organ hati, kemudian menginfeksi sel darah merah. Proses ini menyebabkan munculnya berbagai gejala malaria.Jika tidak diobati, infeksi dapat semakin parah dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius hingga kematian. Tanda dan Gejala MalariaGejala malaria sering kali mirip dengan flu biasa, sehingga kerap tidak disadari sejak awal.Gejala Umum:Demam tinggiMenggigilNyeri otot dan sendiSakit kepalaMual dan muntahDiare atau batukGejala Khas:Malaria memiliki ciri khas berupa siklus gejala yang berulang, yaitu:MenggigilDemamBerkeringatSiklus ini dapat terjadi setiap hari, dua hari sekali, atau tiga hari sekali, tergantung jenis parasit yang menginfeksi.Selain itu, dapat muncul juga tanda seperti kulit tampak kekuningan akibat kerusakan sel darah merah. Pengobatan MalariaPengobatan malaria tergantung pada jenis parasit dan tingkat keparahan penyakit.Malaria ringan: dapat diobati dengan obat oralMalaria berat: memerlukan perawatan di rumah sakitPemilihan obat juga mempertimbangkan kemungkinan resistensi parasit terhadap obat tertentu.Penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi. Cara Mencegah MalariaPencegahan malaria berfokus pada menghindari gigitan nyamuk dan mengurangi perkembangbiakan nyamuk.Beberapa langkah yang dapat dilakukan:Melakukan 3M (menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air)Menggunakan kelambu saat tidurMenggunakan lotion atau obat anti nyamukMenghindari aktivitas di daerah endemis tanpa perlindunganKonsultasi ke dokter sebelum bepergian ke daerah endemis untuk mendapatkan obat pencegahan Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. Gejalanya mirip flu, tetapi memiliki pola khas yang berulang. Dengan mengenali gejala sejak dini, melakukan pengobatan yang tepat, serta menerapkan langkah pencegahan, risiko malaria dapat dikurangi secara signifikan. Lindungi diri dan keluarga dari malaria dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan menghindari gigitan nyamuk.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adaDr. dr. Winarko Luminturahardjo, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 09.00 - 12.30 WIB*dr. Wendy Budiawan, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*dr. Zahra Safira, Sp.PD praktek setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 07.00 - 09.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0

Tag